Kanalsulawesi.com, Bolsel – Bupati H Iskandar Kamaru Spt Msi bersama wabup Deddy Abdul Hamid, melakukan apel dan penanaman Pohon di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Selasa (06/01/2026).
Pada apel di RSUD Bolsel ini dihadiri juga oleh Sekda Arvan Ohy, Asisten III Wahyudin Kadullah, Direktur dr Sadli Mokodongan, Kepala Dinkes Saiful Botutihe, Kadis Kominfo Marwan Makalalag dan Kabag pembangunan serta para pegawai Rumah Sakit.

Bupati Iskandar Kamaru menyampaikan, bahwa kita bersyukur RSUD Bolsel sudah selesai di bangun pusat pelayanan ini akan segera difungsikan.
“Oleh karena itu berbagai pembenahan dan persiapan segera dilakukan agar operasional rumah sakit dapat dijalankan,” ungkapnya.
Lanjutnya, bahwa RSUD ini harus siap dari segala sisi mulai dari manajemen, pelayanan, hingga sumber daya manusia.

“Ini rumah sakit sudah bagus masuk ke Tipe C maka pelayanan harus di utamakan, apalagi RSUD Bolsel
akan menerapkan kawasan senyum serta kawasan bebas asap rokok,” Kata Iskandar Kamaru.
Bupati mengungkapkan, dengan Rumah Sakit yang cukup besar serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pihaknya akan menambah Nakes dan SDM.

“Saat ini Nakes itu ada sekitar 160 an maka ini akan ditambah sebanyak 100 orang lagi yang bakal diambil dari setiap Puskesmas,” tuturnya.
Ia menambahkan, selain Nakes yang bakal ditambahkan juga dari Dokter Spesialis. Bahkan security, Cleaning service dan pramu saji akan ditambahkan.
“Saat ini mereka hanya ada 13 orang, dengan rumah sakit yang sudah naik kelas maka ini akan ditambahkan dengan menggunakan outsourcing karena kita butuh pekerjaan profesional,” imbuhnya.
Kamaru menjelaskan, untuk Alat Kesehatan masih akan ditambahkan oleh Kementerian Kesehatan langsung.
“Ada beberapa Alat kesehatan yang tersedia, tetapi ini masih kurang sehingga nanti akan dilengkapi oleh Kementerian Kesehatan,” jelasnya.
Sementara itu, dr Sadli Mokodongan mengungkapkan, nantinya RSUD akan di kelola Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Daerah (BLUD) untuk mengelola keuangan dan operasionalnya secara lebih mandiri dan fleksibel, namun tetap dengan tujuan utama melayani masyarakat tanpa memprioritaskan keuntungan.
“BLUD adalah rumah sakit yang dikelola oleh pemerintah daerah sebagai unit kerja mandiri dengan mekanisme pengelolaan keuangan yang otonom. Rumah sakit BLUD beroperasi secara lebih efisien dan fleksibel, karena memiliki kewenangan untuk mengelola anggaran, SDM, dan layanan sesuai dengan kebutuhan lokal” pungkasnya.
Diakhir kegiatan Bupati, Wakil Bupati dan Sekda melakukan penanaman pohon di area Rumah Sakit Umum Daerah Bolsel.






