BOLMONG-Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Kesehatan menggelar launching Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan Program CKG (Cek Kesehatan Gratis) bertempat di SDN 1 Mongkoinit Kecamatan Lolak, Selasa 5 Agustus 2025.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi dan Ketua TP-PKK Ny. Kalsum Alhabsy, Kadis Kesehatan I Ketut Kola, Kadis Pendidikan Hj Farida Mooduto, Camat Lolak Rapiah Dilapanga bersama ratusan siswa siswi Sekolah dasar.
Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi dalam sambutannya mengatakan, Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah Dan Cek Kesehatan Gratis bagi siswa sekolah dasar adalah bentuk antisipasi Pemkab Bolmong terhadap dampak penyakit berbahaya.
“Atas nama Pemerintah daerah Kabupaten Bolaang Mongondow saya mengajak kepada seluruh warga masyarakat untuk mendukung penuh Program BIAS dan CKG ini, Ini penting bagi kita semua untuk mencegah penyakit berbahaya yang akan menjadi ancaman bagi regenerasi kita ke depan , Ujar Bupati Yusra.
Sementara itu, Kepala Dinkes Bolmong, dr. Ketut Kolak, menyampaikan dalam kegiatan ini, pihaknya memberikan imunisasi Measles and Rubella (MR) dan Human Papiloma Virus (HPV) bagi siswa-siswi tingkat SD dan SMP.
“BIAS akan dilaksanakan dua kali dalam setahun, yakni di bulan Agustus dan November. Sementara itu, program Cek Kesehatan Gratis akan digelar setiap tahun untuk seluruh pelajar di Bolmong,” ungkap dr. Ketut.
BIAS adalah salah satu bentuk kegiatan dari imunisasi lanjut pada anak sekolah, sasarannya adalah seluruh anak usia sekolah dasar atau sederajat kelas 1 dan kelas 2.
Ia menegaskan bahwa imunisasi sangat penting untuk melindungi anak-anak dari penyakit menular berbahaya seperti campak, rubella, difteri, hingga kanker serviks”Jelasnya
Sementara terkait teknisnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bolmong, Emi Aleda, SKM., MM., menambahkan bahwa pelaksanaan BIAS akan berlangsung sepanjang Agustus 2025.
“Seluruh Puskesmas akan bergerak dari satu sekolah ke sekolah lainnya. Kami pastikan semua pelajar yang menjadi sasaran menerima imunisasi. Ini adalah program gratis tanpa pungutan biaya apa pun,” tegasnya.
Kegiatan itu turut dihadiri sejumlah pimpinan OPD, serta para Siswa, orang tua siswa dan guru-guru.ADV
(Midi)






