Kanalsulawesi.com, Bolsel – Dalam rangka mendukung program Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menargetkan penertiban ribuan sertifikat tanah pada tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BPN Bolsel Cristian Salilo A.Ptnh, saat diwawancarai di Kantor BPN Bolsel yang berlokasi di Desa Molibagu, Kecamatan Bolaang Uki, Rabu (21/01/2026).
Cristian Salilo mengungkapkan, bahwa terdapat sejumlah program strategis nasional yang saat ini dijalankan oleh BPN Kabupaten Bolsel. Salah satu program utama tersebut adalah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
“Untuk tahun 2026, program PTSL difokuskan pada lima desa,” ujarnya.
Lanjutnya, Kelima desa tersebut yakni Desa Kombot Timur, Onggunoi, Motandoi Selatan, Milangodaa Utara, dan Milongodaa Barat. Melalui program ini, BPN Bolsel menargetkan 887 bidang tanah untuk dilakukan penerbitan sertifikat.
“Masyarakat di lima desa tersebut nantinya dapat mengajukan permohonan melalui kepala desa masing-masing,” jelasnya.
Lebih lanjut, Cristian Salilo menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan pengukuran tanah, BPN Bolsel kini telah memanfaatkan teknologi drone, sehingga proses pengukuran dilakukan dari udara.
“Drone akan mengambil gambar sesuai dengan bidang tanah yang telah ditargetkan,” katanya.
Selain program PTSL, Cristian Salilo juga menyampaikan, bahwa BPN Bolsel telah menyelesaikan program nasional lainnya, yakni penertiban sertifikat tanah bagi masyarakat pengungsi Gunung Ruang yang bakal menetap di Desa Modisi.
“Tidak hanya itu, kami juga telah menerbitkan sertifikat untuk fasilitas umum bagi pengungsi gunung ruang,” imbuhnya.
Ia menambahkan, bahwa setiap program yang dijalankan selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bolsel.
“Kami selalu melakukan koordinasi dengan Pemda Bolsel yang Dinas Perkim,” pungkasnya.






