• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 19 April 2026
KANALSULAWESI.com - Saluran Informasi Terkini
  • BERANDA
  • DAERAH
    • KOTAMOBAGU
    • BOLSEL
    • BOLMONG
    • BOLMUT
    • BOLTIM
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PARIWISATA
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • DAERAH
    • KOTAMOBAGU
    • BOLSEL
    • BOLMONG
    • BOLMUT
    • BOLTIM
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PARIWISATA
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
KANALSULAWESI.com - Saluran Informasi Terkini
No Result
View All Result

Kematian Aan Jadi Sorotan, Polres dan Kejari Bolsel Angkat Bicara

21 Agustus 2025
in Daerah, Peristiwa
Kematian Aan Jadi Sorotan, Polres dan Kejari Bolsel Angkat Bicara

Kanalsulawesi.com – Kasus meninggalnya Revan Kurniawan Santoso alias Aan (20), seorang tahanan kasus dugaan penikaman, memicu polemik dan perhatian publik.

Warga Desa Sondana, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) itu meninggal dunia pada Rabu (20/8/2025) di ruang IGD RSUD Bolsel, setelah sebelumnya menjalani masa tahanan di bawah kewenangan Kejaksaan Negeri Kotamobagu.

Kematian Aan menimbulkan dugaan penganiayaan di dalam tahanan Polres Bolsel, terlebih beredar video dan sepucuk surat yang ditulisnya sebelum wafat.

Dalam surat dan video tersebut Aan mengaku mendapat perlakuan kekerasan dari oknum polisi, bahkan menunjukkan bagian tubuhnya yang diduga mengalami pemukulan. Dokumentasi tersebut kini meluas di media sosial dan memicu spekulasi publik.

Polres Bolsel merespons isu tersebut dengan menggelar konferensi pers, Kamis (21/8/2025). Kasat Reskrim Polres Bolsel, IPTU Dedy Matahari, membantah tudingan kekerasan fisik terhadap Aan.

“Selama berada di rutan Polres, tersangka dalam keadaan baik-baik saja. Surat keterangan sehat dari dokter juga membuktikan itu,” tegas Dedy.

Ia menambahkan, sejak 21 Juli 2025 status Aan sudah menjadi tahanan Kejaksaan, yang kemudian dititipkan di Rutan Kotamobagu.

“Saya juga mendukung otopsi agar fakta yang sebenarnya bisa terungkap. Kalau saya salah, saya siap dihukum,” ujarnya.

Kasi Intel Kejari Kotamobagu, Julian Charles Rotinsulu, mengonfirmasi bahwa sebelum pelimpahan tahap dua pada 21 Juli, kesehatan Aan dinyatakan baik.

Namun, pada 14 Agustus, tersangka dirujuk ke RS karena keluhan sesak napas dan batuk.

“Dokter kemudian menganjurkan perawatan lanjutan di Manado. Atas permintaan keluarga, penahanan dialihkan menjadi tahanan kota,” jelasnya.

Direktur RSUD Bolsel, dr. Saldy Mokodongan, juga menyebut Aan pernah dirawat pada 15 dan 20 Juli dengan diagnosa asam lambung dan infeksi saluran pernapasan.

Hal senada diungkapkan dokter mitra Polres Bolsel, dr. Yanuar, yang memastikan hasil pemeriksaan 21 Juli menunjukkan kondisi Aan normal.

Meski demikian, pihak keluarga menilai kematian Aan janggal dan menuntut proses hukum yang transparan.

“Kami menuntut keadilan. Ada nyawa yang sudah jadi korban di sini,” tegas perwakilan keluarga.

Sebagai langkah hukum, keluarga memutuskan melakukan otopsi di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado, Kamis (21/8/2025). Hasilnya diharapkan dapat menjawab dugaan yang menjadi sumber polemik.

Seperti diketahui, Aan ditangkap Tim Resmob Polres Bolsel pada 18 Mei 2025 atas dugaan penikaman terhadap seorang pria berinisial AR. Kasus bermula saat AR dan istrinya hendak menonton konser penutupan event drag race di Desa Sondana.

Seiring proses hukum berjalan, kondisi kesehatan Aan disebut kerap memburuk. Ia sempat dirawat di RS Monompia Kotamobagu, lalu dipulangkan sebelum akhirnya meninggal dunia di RSUD Bolsel.

 

Komentar Facebook
Tags: KejaksaanPolres BolselRevan Santoso
Previous Post

Diskominfo Kotamobagu Jadi Lokasi PKA Pemkot Manado 2025

Next Post

Wabup Deddy Hadiri Peringatan Hari Pengayoman ke-80

Next Post
Wabup Deddy Hadiri Peringatan Hari Pengayoman ke-80

Wabup Deddy Hadiri Peringatan Hari Pengayoman ke-80

Oknum Sangadi HW Hendy Diduga Terlibat,Tong Emas Ilegal Ancam Kesehatan Warga

Oknum Sangadi HW Hendy Diduga Terlibat,Tong Emas Ilegal Ancam Kesehatan Warga

16 April 2026
Tong Ilegal Di Duga Milik Sangadi Dondomon Terus Beroperasi,Teguran DLH Bolmong Hentikan Aktivitas Tak Di Hiraukan

Tong Ilegal Di Duga Milik Sangadi Dondomon Terus Beroperasi,Teguran DLH Bolmong Hentikan Aktivitas Tak Di Hiraukan

14 April 2026
Di Apresiasi KANNI,Chandra Damopolii: Langkah Gubernur Sulut YSK Wujud Nyata Keterpihakan Kepada Rakyat

Di Apresiasi KANNI,Chandra Damopolii: Langkah Gubernur Sulut YSK Wujud Nyata Keterpihakan Kepada Rakyat

10 April 2026
Di Back Up Resmob Angin Selatan, Polsek Bolaang Uki Ungkap Kasus Pencurian di Warung-Warung

Di Back Up Resmob Angin Selatan, Polsek Bolaang Uki Ungkap Kasus Pencurian di Warung-Warung

10 April 2026
Ketua DPW PKB Sulut Yusra Alhabsy: Desakan Mundur Kepada Gubernur Sulut Terlalu Tendensius

Ketua DPW PKB Sulut Yusra Alhabsy: Desakan Mundur Kepada Gubernur Sulut Terlalu Tendensius

8 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 KANALSULAWESI.com

Developed by Pratama Connection

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • DAERAH
    • KOTAMOBAGU
    • BOLSEL
    • BOLMONG
    • BOLMUT
    • BOLTIM
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PARIWISATA
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL

Developed by Pratama Connection