• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 9 Mei 2026
KANALSULAWESI.com - Saluran Informasi Terkini
  • BERANDA
  • DAERAH
    • KOTAMOBAGU
    • BOLSEL
    • BOLMONG
    • BOLMUT
    • BOLTIM
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PARIWISATA
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • DAERAH
    • KOTAMOBAGU
    • BOLSEL
    • BOLMONG
    • BOLMUT
    • BOLTIM
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PARIWISATA
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
KANALSULAWESI.com - Saluran Informasi Terkini
No Result
View All Result

Program Biokonversi Sampah Organik Jadi Andalan 100 Hari Kerja Walikota dan Wakil Walikota Kotamobagu

17 Mei 2025
in Daerah, Kotamobagu
Program Biokonversi Sampah Organik Jadi Andalan 100 Hari Kerja Walikota dan Wakil Walikota Kotamobagu

Kanalsulawesi.com, Kotamobagu – Program Biokonversi Sampah Organik berbasis pemberdayaan masyarakat resmi menjadi salah satu program unggulan dalam 100 Hari Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu. Tidak hanya menjadi solusi atas permasalahan pengelolaan sampah organik, program ini juga mendorong transformasi sosial, ekonomi, dan lingkungan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Saat ini, program telah memasuki tahapan awal bertajuk Inisiasi & Pendirian Fasilitas Dasar”. Fokus utama di fase ini adalah penyiapan infrastruktur dasar, perencanaan program secara partisipatif, serta perintisan kegiatan awal oleh kelompok masyarakat pengolah sampah. Tahapan ini akan menjadi landasan penting bagi pengembangan model berkelanjutan selama lima tahun ke depan.

Transformasi Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

Program ini membawa perubahan paradigma dalam memandang sampah organik, dari beban menjadi potensi. Masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya kini mulai melihat pengelolaan sampah sebagai kegiatan yang memiliki nilai ekonomi dan ekologis. Pendekatan partisipatif diterapkan di setiap tahap perencanaan dan pelaksanaan program.

Melalui Inkubator Bisnis Biokonversi, kelompok masyarakat yang dibentuk akan mendapatkan pelatihan intensif. Selain itu, didirikan Laboratorium Pembelajaran Terbuka sebagai pusat edukasi bagi sekolah dan komunitas lokal.

Penguatan Ekonomi dan Industri Kecil Menengah (IKM)

Di sektor ekonomi, program ini mendorong tumbuhnya IKM berbasis biokonversi dengan sistem bisnis yang profesional dan akuntabel. Kelompok masyarakat tidak hanya mengolah sampah, tetapi juga memproduksi pakan ternak dan kompos organik berkualitas tinggi yang memiliki nilai jual. Inisiatif ini menciptakan rantai ekonomi baru di tingkat lokal dan membuka peluang penghasilan tambahan bagi keluarga.

Inovasi Ramah Lingkungan untuk Dunia Pertanian dan Peternakan

Metode biokonversi yang digunakan dalam program ini merupakan solusi ramah lingkungan dalam mengelola sampah organik sejak dari hulu. Produk turunannya seperti pakan alternatif dan kompos bersertifikat kini menjadi pilihan ekonomis dan efisien bagi petani dan peternak lokal. Penggunaan bahan organik lokal juga memberikan akses terhadap input pertanian yang lebih murah, berkualitas, dan berkelanjutan.

Dukungan Pemerintah Kota Kotamobagu

Wakil Walikota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat mengapresiasi, sinergi antara Pemerintah Kota Kotamobagu dan NGO Pusat Pendidikan Mondowana dalam menyukseskan program ini.

“Program Biokonversi Sampah Organik selain mengatasi masalah sampah di Kota Kotamobagu, juga menyentuh pemberdayaan masyarakat. Warga dilibatkan sebagai pelaku, mendapatkan kesadaran akan nilai sampah organik, serta merasakan dampak ekonomi secara langsung,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rendy mengatakan, bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen nyata dalam 100 Hari Kerja Pemerintahan Kota Kotamobagu dan kini tengah diperluas implementasinya bersama mitra strategis.

“Pemerintah Kota Kotamobagu mengajak seluruh elemen masyarakat, sektor swasta, dan lembaga pendidikan untuk bersama-sama mendukung gerakan kolaboratif ini. Di masa mendatang, program akan memasuki fase penguatan, replikasi, dan integrasi lintas sektor untuk menciptakan model pengelolaan sampah yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Komentar Facebook
Tags: BiokonversiKotamobagusampah
Previous Post

Komisi II DPRD Kotamobagu Gelar Kunker ke Manado

Next Post

Dukungan Wakil Wali Kota Kotamobagu Menguatkan Program Biokonversi Sampah Organik sebagai Solusi Lingkungan dan Ekonomi Masyarakat

Next Post
Dukungan Wakil Wali Kota Kotamobagu Menguatkan Program Biokonversi Sampah Organik sebagai Solusi Lingkungan dan Ekonomi Masyarakat

Dukungan Wakil Wali Kota Kotamobagu Menguatkan Program Biokonversi Sampah Organik sebagai Solusi Lingkungan dan Ekonomi Masyarakat

Lurah Sinindian Bakal Panggil Pemilik Kos,Biliar dan Spa. Tegaskan Aturan Ketertiban Lingkungan

Lurah Sinindian Bakal Panggil Pemilik Kos,Biliar dan Spa. Tegaskan Aturan Ketertiban Lingkungan

9 Mei 2026
Tanggapi Keluhan Penambang Bupati Yusra Kunjungi Kejati Bahas Nasib Penambang

Tanggapi Keluhan Penambang Bupati Yusra Kunjungi Kejati Bahas Nasib Penambang

8 Mei 2026
Bupati Yusra Alhabsy Turun Langsung Tinjau Kebakaran Di Kopandakan II Sekaligus Serahkan Bantuan Kepada Korban

Bupati Yusra Alhabsy Turun Langsung Tinjau Kebakaran Di Kopandakan II Sekaligus Serahkan Bantuan Kepada Korban

7 Mei 2026
Yusra Alhabsyi Kunker Ke Bone Bolango Bahas Agenda Strategis Daerah Dengan Ismet Mile

Yusra Alhabsyi Kunker Ke Bone Bolango Bahas Agenda Strategis Daerah Dengan Ismet Mile

2 Mei 2026
Wakil Bupati Dony Lumenta Melepas Dengan Resmi JCH Bolmong

Wakil Bupati Dony Lumenta Melepas Dengan Resmi JCH Bolmong

1 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 KANALSULAWESI.com

Developed by Pratama Connection

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • DAERAH
    • KOTAMOBAGU
    • BOLSEL
    • BOLMONG
    • BOLMUT
    • BOLTIM
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PARIWISATA
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL

Developed by Pratama Connection