• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 25 Maret 2026
KANALSULAWESI.com - Saluran Informasi Terkini
  • BERANDA
  • DAERAH
    • KOTAMOBAGU
    • BOLSEL
    • BOLMONG
    • BOLMUT
    • BOLTIM
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PARIWISATA
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • DAERAH
    • KOTAMOBAGU
    • BOLSEL
    • BOLMONG
    • BOLMUT
    • BOLTIM
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PARIWISATA
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
KANALSULAWESI.com - Saluran Informasi Terkini
No Result
View All Result

Disdikbud Bolsel Bahas Penanganan Pendidikan Penyintas Erupsi Gunung Ruang dengan Kemendikdasmen

16 Maret 2026
in Bolsel, Daerah
Disdikbud Bolsel Bahas Penanganan Pendidikan Penyintas Erupsi Gunung Ruang dengan Kemendikdasmen

Kanalsulawesi.com, Bolsel – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), melakukan audiensi dengan tim pengelola Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta Direktorat SD dan SMP di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, kamis 5 Maret 2026.

Pertemuan tersebut membahas langkah penanganan pendidikan bagi siswa dan tenaga pendidik yang terdampak erupsi Gunung Ruang di wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Sekretaris Disdikbud Bolsel, Idwan Latjolai mengatakan, audensi tersebut menghasilkan sejumlah poin penting yang disepakati bersama pemerintah pusat. Salah satunya adalah penutupan empat sekolah yang hancur akibat erupsi Gunung Ruang.

“Di antaranya penutupan empat sekolah yang telah hancur akibat erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga membahas rencana pembukaan sekolah baru bagi peserta didik asal wilayah Gunung Ruang yang kini menempati hunian baru di Desa Modisi, Bolsel.

“Pembukaan sekolah baru ini ditujukan bagi peserta didik asal Gunung Ruang yang saat ini sudah berada di lokasi hunian,” kata Idwan.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas mekanisme mutasi tenaga pendidik dan peserta didik dari sekolah asal di Kabupaten Sitaro ke sekolah-sekolah yang berada di wilayah Bolsel.

Idwan menambahkan, penggunaan dana BOS tahap pertama tahun 2026 turut menjadi perhatian dalam audiensi tersebut. Salah satu sekolah yang telah mencairkan dana BOS adalah SMP Negeri 4 Tagulandang, yang kini telah hancur akibat erupsi Gunung Ruang. Sementara itu, para tenaga pendidik dan peserta didiknya telah berada di lokasi hunian baru di Bolsel.

“Sekolah tersebut saat ini telah hancur akibat erupsi Gunung Ruang, sementara tenaga pendidik dan peserta didiknya telah berada di lokasi hunian di Bolsel,” jelasnya.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan Bolsel juga memfasilitasi sejumlah siswa asal Kabupaten Kepulauan Sitaro untuk mengikuti gladi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang digelar pada 9–10 Maret 2026.

“Peserta didik yang difasilitasi berasal dari beberapa sekolah, yakni dua siswa dari SD GMIST Patmos Laingpatehi, tiga siswa dari SDN Inpres Laingpatehi, dan enam siswa dari SMP Negeri 4 Tagulandang,” kata Idwan.

Idwan Mengungkapkan, bahwa pelaksanaan gladi TKA untuk jenjang SD berlangsung di SDN Modisi, sedangkan untuk jenjang SMP dilaksanakan di SMP Negeri Satap Posilagon.

Menurutnya, Tes Kemampuan Akademik merupakan instrumen pengukuran capaian belajar siswa yang terstandar dan kini menggantikan Ujian Nasional.

“Hasil TKA juga menjadi salah satu syarat penerimaan murid baru sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bolsel telah melakukan pendataan langsung terhadap peserta didik penyintas di kawasan hunian tetap (huntap) yang baru ditempati warga pada 23 Februari 2026.

Kepala Disdikbud Bolsel, Rante Hattani menegaskan, bahwa pendataan tersebut menjadi langkah awal sebelum proses belajar mengajar dimulai.

“Pendataan ini kami lakukan secara langsung karena jumlah peserta didik akan menentukan jumlah rombongan belajar. Dari rombongan belajar itu akan dihitung kebutuhan guru yang akan mengajar. Semua harus terukur agar proses belajar berjalan efektif,” ujar Rante.

Dalam kunjungan tersebut, tim Dikbud Bolsel disambut para orang tua serta guru-guru asal sekolah terdampak Gunung Ruang. Sebanyak 13 guru turut terdata dan siap kembali mengabdi untuk memastikan anak-anak tetap memperoleh hak pendidikan.

Adapun jumlah peserta didik yang telah terdata meliputi lima anak PAUD, 54 siswa SD, dan 23 siswa SMP. Total 82 siswa tersebut akan menjadi dasar penyusunan skema pembelajaran, pembagian kelas, hingga penempatan tenaga pendidik.

“Total 82 siswa ini akan menjadi dasar penyusunan skema pembelajaran, pembagian kelas, hingga penempatan tenaga pendidik,” tutur Rante.

Dinas Pendidikan Bolsel menargetkan kegiatan belajar mengajar dapat dimulai bulan depan. Saat ini, fasilitas bangunan pendidikan di kawasan huntap masih dalam tahap penyelesaian.

Meski demikian, pihaknya terus melakukan koordinasi lintas sektor agar seluruh sarana pendukung dapat siap tepat waktu.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah provinsi dan daerah dalam memastikan pemulihan warga terdampak tidak hanya berfokus pada penyediaan hunian, tetapi juga layanan pendidikan dan kebutuhan dasar lainnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, secara simbolis menyerahkan kunci hunian tetap kepada warga terdampak erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Penyerahan tersebut menandai babak baru kehidupan warga yang sebelumnya hidup dalam pengungsian.

Sementara itu, Bupati Bolsel, Iskandar Kamaru, mengatakan bahwa keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak penyintas menjadi kunci pemulihan psikologis dan sosial pascabencana.

“Dengan kepastian jumlah siswa, rombongan belajar, serta kesiapan tenaga pendidik, pemerintah daerah ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam proses pendidikan,” kata Iskandar.

Komentar Facebook
Tags: BolselDisdikbudGunung RuangModisiRante Hattani
Previous Post

Dugaan Percaloan Rekrutmen Polri di Sulut, Warga Bolsel Mengaku Rugi Rp100 Juta

Next Post

Ketua DPRD Bolmong Tony Tumbelaka Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H / 2026 M Mohon Maaf Lahir Bathin

Next Post
Ketua DPRD Bolmong Tony Tumbelaka Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H / 2026 M Mohon Maaf Lahir Bathin

Ketua DPRD Bolmong Tony Tumbelaka Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H / 2026 M Mohon Maaf Lahir Bathin

PWI Bolsel Siap Sukseskan Konferensi PWI Sulut 2026

PWI Bolsel Siap Sukseskan Konferensi PWI Sulut 2026

25 Maret 2026
Ketua DPC PKB Sutarsi Mokodompit Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H / 2026 M Mohon Maaf Lahir Bathin

Ketua DPC PKB Sutarsi Mokodompit Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H / 2026 M Mohon Maaf Lahir Bathin

20 Maret 2026
Ketua DPRD Kota Kotamobagu Adrianus Mokoginta,SE Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H / 2026 M Mohon Maaf Lahir Bathin

Ketua DPRD Kota Kotamobagu Adrianus Mokoginta,SE Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H / 2026 M Mohon Maaf Lahir Bathin

19 Maret 2026
Ketua DPRD Bolmong Tony Tumbelaka Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H / 2026 M Mohon Maaf Lahir Bathin

Ketua DPRD Bolmong Tony Tumbelaka Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H / 2026 M Mohon Maaf Lahir Bathin

19 Maret 2026
Disdikbud Bolsel Bahas Penanganan Pendidikan Penyintas Erupsi Gunung Ruang dengan Kemendikdasmen

Disdikbud Bolsel Bahas Penanganan Pendidikan Penyintas Erupsi Gunung Ruang dengan Kemendikdasmen

16 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 KANALSULAWESI.com

Developed by Pratama Connection

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • DAERAH
    • KOTAMOBAGU
    • BOLSEL
    • BOLMONG
    • BOLMUT
    • BOLTIM
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PARIWISATA
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL

Developed by Pratama Connection