Kanalsulawesi.com, Bolsel – Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Deddy Abdul Hamid, menghadiri rapat koordinasi percepatan pembangunan hunian tetap pasca bencana erupsi Gunung Ruang beserta sarana pendukungnya.
Pertemuan berlangsung di ruang rapat direksi kegiatan pembangunan hunian tetap Desa Modisi, Kecamatan Pinolosian Timur, pada Jumat (19/9).
Rapat tersebut turut dihadiri oleh Dirjen Perumahan Pedesaan Kementerian PUPR, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA., CD., Bupati Kepulauan Sitaro, Kepala BPBPK Sulut beserta jajaran, Direktur SSP Kementerian Desa, Kadis Disperkimtan Sulut bersama jajaran, Kadis Perkim Bolsel, pihak PLN, serta Sangadi Desa Modisi.

Dalam arahannya, Imran menyampaikan, bahwa pentingnya niat dan kekompakan dalam mempercepat pembangunan.
“Hari ini pihaknya turun langsung meninjau pembangunan di Bolsel agar setiap kekurangan dapat segera diselesaikan tepat waktu. Mari kita kerjakan bersama, tanpa memandang unsur kementerian maupun provinsi, karena ini adalah tanggung jawab kita semua,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan, bahwa keberhasilan pembangunan ini akan menjadi warisan (legacy) yang baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Karena itu, setiap pihak diminta menjaga kualitas dan akuntabilitas pekerjaan. Dirjen menegaskan akan kembali melakukan peninjauan pada Desember mendatang, mengingat proyek tersebut tersisa tiga bulan pengerjaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wabup Deddy Abdul Hamid menambahkan, bahwa ada beberapa lahan yang cukup rentan dan perlu penimbunan kembali karena berada di dataran rendah.
“Sehingga rawan banjir saat curah hujan tinggi. Serta harus ada penambahan panjang breakwater agar dapat difungsikan sebagai akses jalan di masa mendatang,” kata Deddy Abdul Hamid
Terkait relokasi, Wabup menyampaikan, aspirasi masyarakat yang ingin agar pemukiman baru tetap menggunakan nama desa asal mereka di Gunung Ruang.
“ini juga sangat bagus agar nama Desa mereka yang di Tagulandang tidak hilang,” tuturnya.
Ia juga menegaskan, bahwa penempatan warga Tagulandang di Desa Modisi tidak menjadi kendala.
“karena dirinya bereama Bupati Bolsel secara rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar,” jelasnya.
Deddy Abdul Hamid mengungkapkan, terima kasih atas dukungan Dirjen dan Bupati Kepulauan Sitaro, serta semua pihak terkait yang turut membantu percepatan pembangunan hunian tetap.
“Atas nama Pemerintah kabupaten Bolsel menyamakan terima kasih atas bantuan percepatan pembangunan hunian tetap ini,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan pembahasan teknis pembangunan sarana pendukung, seperti drainase, rumah ibadah, listrik PLN, dan sarana air bersih. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon di sekitar kawasan perumahan.






