Kanalsulawesi.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan imbauan kewaspadaan tsunami sebagai dampak dari gempa bumi yang terjadi di Rusia. Tsunami tersebut diperkirakan berdampak hingga ke beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Namun, dalam pembaruan informasi terbaru, BMKG menegaskan bahwa masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir pantai Provinsi Sulut, diminta untuk tetap tenang dan tidak panik.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Boby Sampe, turut mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi informasi terkait potensi tsunami.
“Untuk masyarakat Kabupaten Bolsel, jangan terlalu panik dengan informasi tsunami, karena wilayah Bolsel tidak akan terdampak,” ujar Boby Sampe, Rabu (30/7).
Ia menambahkan, bahwa berdasarkan data terbaru dari BMKG Sulut, Kabupaten Bolsel dinyatakan masih dalam kondisi aman dari ancaman tsunami. Sementara itu, wilayah yang berpotensi terdampak berada di Kepulauan Talaud.
“Untuk wilayah Provinsi Sulut, potensi wilayah terdampak adalah Kepulauan Talaud. Estimasi tinggi gelombang tsunami kurang dari 0,5 meter, dengan estimasi waktu tiba gelombang pada 30 Juli 2025 pukul 14.52 WITA,” jelasnya.
Boby Sampe juga mengingatkan, masyarakat agar tetap tenang dan bijak dalam menerima informasi, terutama yang bersumber dari media sosial.
“Jangan telan mentah-mentah informasi dari media sosial, harus disaring terlebih dahulu,” pungkasnya.
BMKG dan BPBD setempat terus memantau situasi dan akan memberikan informasi lanjutan jika terjadi perubahan kondisi.






