Kanalsulawesi.com, Bolsel – Antrean kendaraan roda dua dan roda empat terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR), termasuk di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).
Salah satu SPBU yang mengalami antrean panjang yakni SPBU Soguo. Antrean kendaraan, khususnya untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite, bahkan dilaporkan mencapai sekitar 3 kilometer.
Meski terjadi antrean panjang, Manager SPBU Soguo, Suharto Bunsal, memastikan stok BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, masih dalam kondisi aman dan tidak mengalami pengurangan.
“Penyaluran dari Depot Bitung ke SPBU Soguo lancar, tidak ada kendala,” ungkap Suharto.
Menurutnya, penyaluran BBM di SPBU Soguo masih berjalan normal seperti biasanya. Pasokan dari depot tetap datang setiap hari dengan kuota yang disebut tidak mengalami perubahan.
“Kuota BBM untuk wilayah SPBU Soguo masih sama, tidak ada pengurangan,” kata Bunsal.
Suharto mengungkapkan, antrean panjang di SPBU Soguo telah terjadi selama empat hari terakhir. Namun, kondisi tersebut tidak hanya terjadi di SPBU Soguo, melainkan juga terjadi di hampir seluruh SPBU yang berada di wilayah Bolaang Mongondow Raya.
“Fenomena antrean yang terjadi bukan saja di SPBU Soguo, bahkan ini terjadi hampir semua SPBU di Bolmong Raya,” tuturnya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan adanya penjualan BBM eceran dengan harga yang dinilai tidak wajar.
“Jika masyarakat menemukan ada yang menjual eceran dengan harga tidak masuk akal, segera laporkan depot mana yang menjual,” pungkasnya.





