BOLMONG-Desa Mopait kembali mendapat Program Aspirasi P3-TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi) dan BAPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) ini adalah hasil perjuangan dari anggota DPR RI Yasti Soepredjo Mokoagow Aleg dari Dapil Sulawesi Utara (Sulut)
Seperti diketahui tahun 2026 ini, Pemerintah desa Mopait menerima 2 paket pekerjaan yakni kelompok P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) MOTOBATU dan kelompok P3A MONOMPIA sedangkan Program BSPS ada 8 Kepala Keluarga (KK) warga Mopait mendapat program tersebut dan saat ini progres pekerjaan sedang berjalan.
P3-TGAI adalah kegiatan perbaikan, rehabilitasi, dan pembangunan jaringan irigasi secara swakelola dan padat karya oleh pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk mendukung ketahanan pangan desa dan BSPS adalah perbaikan rumah tidak layak huni
Program ini dikerjakan secara Swakelola oleh kelompok tani didampingi Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), yaitu tenaga fasilitator lapangan yang direkrut oleh Kementerian Pekerjaan Umum
Sangadi Desa Mopait Suryadi Datundugon mengatakan, tahun 2026 ini Pemdes Mopait telah menerima program P3-TGAI sebanyak 2 kelompok dan BSPS sebanyak 8 rumah
“Selaku Sangadi, tentunya saya bangga dan mengapresiasi terhadap kepedulian pemerintah yang telah menganggarkan program P3-TGAI dan BSPS karena program ini langsung dirasakan masyarakat.
“Dengana adanya Program P3-TGAI maka masyarakat petani sangat terbantukan dengan program ini dan untuk BSPS sangat membantu masyarakat untuk mendapat rumah layak huni
” Terima kasih khusus saya sampaikan kepada anggota DPR RI dapil Sulut yakni Hj Yasti Soepredjo Mokoagow yang sudah memperjuangkan PT-TGAI dan BSPS melalui program aspirasi DPR RI sehingga petani dan masyarakat di Desa Kami bisa merasakan kemudahan dalam mengelolah lahan persawahan kebun serta mendapat rumah layak huni” Ucap Suryadi Datundugon
Mudah-mudahan dengan adanya program P3-TGAI dan BSPS ini dapat memberikan manfaat yang besar, terutama bagi para petani dan masyarakat yang belum memiliki tempat tinggal layak huni.
(Midi)






