BOLMONG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow resmi melakukan penguatan manajemen Perusahaan Umum Daerah (Perumda) demi mengoptimalkan pelayanan publik serta memacu pendapatan daerah.
Langkah strategis ini ditandai dengan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Direktur Perumda Air Minum Tirta Bukaka serta Direktur dan Dewan Pengawas Perumda Gadasera yang dipimpin langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah ini berlangsung khidmat di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Bolaang Mongondow, Lolak, pada Senin (27/7/2026).
Prosesi pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Abdullah Mokoginta, S.H., M.Si., jajaran Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, pimpinan Perangkat Daerah, serta para Kepala Bagian di lingkungan Pemkab Bolaang Mongondow.
Dalam agenda pembacaan Surat Keputusan (SK) Bupati Bolaang Mongondow yang dibacakan oleh Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, jajaran pejabat BUMD yang resmi dilantik untuk masa jabatan yang telah ditetapkan meliputi:
Andri Panca Setiono, S.E. sebagai Direktur Perumda Air Minum Tirta Bukaka (Masa Jabatan 5 Tahun).
Irawan Paputungan, S.Sos.I. sebagai Direktur Perumda Gadasera (Masa Jabatan 5 Tahun).
Michael Aryans Yunus, S.T. sebagai Dewan Pengawas Perumda Gadasera (Masa Jabatan 4 Tahun).
Melalui Keputusan Bupati Bolaang Mongondow Nomor 291 Tahun 2026 dan Nomor 292 Tahun 2026, jajaran Direksi dan Dewan Pengawas yang baru dilantik diamanahkan untuk mengelola perusahaan secara profesional, menyusun rencana kerja dan anggaran tahunan, mengelola manajemen kepegawaian, memitigasi aset, serta melakukan pengawasan ketat demi kepentingan publik dan kemajuan BUMD
Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur serta apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, jajaran jajaran sekretariat, dewan pengawas, hingga insan pers yang mengawal perjalanan panjang revitalisasi perusahaan daerah di Kabupaten Bolaang Mongondow.
“Menghidupkan kembali Perumda yang sebelumnya sempat mengalami berbagai kendala—terutama dalam pengelolaan aset dan manajemen—membutuhkan komitmen besar.
Saya menekankan pentingnya profesionalisme dan inovasi dari direksi yang baru dilantik untuk melanjutkan berbagai langkah perbaikan yang telah kita rintis,” tegas Bupati Yusra.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa BUMD di Bolaang Mongondow harus diposisikan sebagai wadah pemberdayaan tenaga kerja yang produktif, bukan sekadar tempat penampungan.
Direksi dan pengawas diminta bergerak cepat menciptakan inovasi bisnis guna memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), meningkatkan mutu pelayanan masyarakat, serta membawa kebanggaan bagi Bumi Totabuan.
Acara ditutup dengan pemberian selamat dari pimpinan daerah dan seluruh tamu undangan kepada jajaran jajaran pejabat BUMD yang baru dilantik, disertai harapan agar amanah yang diemban dapat dilaksanakan dengan penuh integritas dan tanggung jawab.(Adve)
(Midi)






