Kanalsulawesi.com, Bolsel – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si menghadiri rapat koordinasi secara virtual melalui zoom meeting terkait rencana serah terima hunian tetap (Huntap) serta percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana erupsi Gunung Ruang, Provinsi Sulawesi Utara. Pertemuan tersebut berlangsung di Command Center Kantor Bupati Bolsel.
Dalam rapat itu, dibahas perkembangan pembangunan Huntap yang kini telah memasuki tahap akhir. Sejumlah kementerian dan lembaga turut terlibat, antara lain Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro, serta PT PLN.
Bupati Iskandar menyampaikan, kesiapan Pemerintah Kabupaten Bolsel untuk menerima warga terdampak erupsi Gunung Ruang yang akan direlokasi ke wilayahnya.
“Sejak awal pascabencana, kami telah menyatakan siap untuk relokasi dan penyerahan, selama seluruh administrasi terkait telah rampung,”ujarnya.
Ia juga menegaskan, bahwa Bolsel siap dalam hal penggabungan desa dari wilayah asal ke wilayah Bolsel, sambil menunggu hasil koordinasi lanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro dan Kementerian Dalam Negeri.
Selain itu, Bupati meminta perhatian khusus mengenai pengaturan dana desa untuk wilayah relokasi agar tidak berbenturan dengan anggaran daerah.
“Kami siap dengan ikhlas menyambut semua saudara kami yang terdampak bencana Gunung Ruang,” tambahnya.
Dalam rapat tersebut turut dibahas rencana kunjungan lapangan tim percepatan relokasi masyarakat terdampak bencana yang dijadwalkan pada 11 Desember 2025. Kunjungan ini akan menjadi langkah penting dalam proses serah terima resmi Huntap.
Hadir mendampingi Bupati Iskandar dalam zoom meeting tersebut antara lain Asisten I Setda Bolsel serta Kepala BPBD Bolsel.






