Kanalsulawesi.com, Bolsel – Berbagai komunitas pemuda di Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), menggelar acara pisah sambut untuk AKP Junaidi Chandra Pulukadang, S.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Bolaang Uki. AKP Junaidi kini mendapat penugasan baru di Polres Bolaang Mongondow.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Komunitas Persatuan Relawan Muda Molibagu (Peredam) tersebut berlangsung di Sekretariat Peredam, Senin (13/07/2026), dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta pemerintah daerah.
Hadir dalam kegiatan itu Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Bolsel Wahyudin Kadullah, Pembina Peredam Gaguk Prasetyo, Ketua Pemuda Muhammadiyah, serta perwakilan berbagai komunitas pemuda di Molibagu.
Dalam sambutannya, Wahyudin Kadullah menyampaikan apresiasi atas dedikasi AKP Junaidi Chandra Pulukadang selama kurang lebih tiga tahun memimpin Polsek Bolaang Uki. Menurutnya, peran AKP Junaidi sangat membantu masyarakat, khususnya dalam menyelesaikan berbagai persoalan melalui pendekatan musyawarah.
“Bahkan ketika terjadi perselisihan di tengah masyarakat, banyak yang dapat diselesaikan secara musyawarah di Kantor Polsek tanpa harus berlanjut ke proses hukum berikutnya,” ujar Wahyudin.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bolsel merasakan langsung dukungan AKP Junaidi dalam berbagai kegiatan pemerintahan, terutama dalam proses pengurusan administrasi dan perizinan.
“Beberapa kali kegiatan Pemda Bolsel yang baru akan dilaksanakan dapat segera memperoleh izin keramaian berkat bantuan langsung dari Kapolsek Bolaang Uki saat itu,” katanya.
Sementara itu, Pembina Peredam Gaguk Prasetyo mengatakan, AKP Junaidi Chandra Pulukadang bukan hanya mitra organisasi, tetapi telah menjadi bagian dari keluarga besar Peredam sejak awal terbentuknya komunitas tersebut.
Menurutnya, saat bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Bolsel pada tahun 2020, AKP Junaidi yang kala itu menjabat sebagai Kasat Sabhara Polres Bolsel berperan aktif membantu proses penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
“Peredam dibentuk untuk menyalurkan bantuan kepada korban banjir, dan sejak awal pembentukan, Pak Chandra turut memberikan dukungan penuh sehingga beliau sudah menjadi bagian dari keluarga besar Peredam,” jelas Gaguk.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Junaidi Chandra Pulukadang mengaku terharu atas acara perpisahan yang digelar untuk dirinya. Ia mengaku akan merindukan kebersamaan selama bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Bolaang Uki dan Helumo.
“Selama tiga tahun kita bersama-sama menjaga kamtibmas di wilayah Bolaang Uki dan Helumo. Semua kebersamaan ini tentu akan saya rindukan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa hubungan yang terjalin dengan para pemuda dan relawan Peredam telah melampaui sebatas kemitraan kerja.
“Bagi saya, mereka bukan sekadar mitra kerja, tetapi sudah menjadi keluarga karena hampir setiap hari kami bersama dalam berbagai kegiatan,” tuturnya.
AKP Junaidi menambahkan, Peredam selalu hadir dalam berbagai kegiatan sosial maupun kemasyarakatan, termasuk menjadi garda terdepan dalam membantu menyukseskan peringatan Hari Bhayangkara ke-79.
Meski kini bertugas di luar Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, ia memastikan hubungan silaturahmi dengan masyarakat dan keluarga besar Peredam akan terus terjalin.
“Di mana pun saya bertugas, Peredam akan selalu ada di hati saya. Bahkan sebelum menjadi Kapolsek, saya sudah bersama keluarga besar ini. Walaupun sekarang bertugas di luar Bolsel, hati saya tetap di sini. Jika ada kegiatan Peredam, saya akan berusaha hadir,” pungkasnya.





