Kanalsulawesi.com, Bolsel – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Molibagu menggelar sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta lingkungan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Posigadan, Senin (26/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Manager PLN ULP Molibagu Rio Kaeng bersama jajaran, Camat Posigadan Muhammad Kamaru, serta para kepala desa (sangadi) se-Kecamatan Posigadan.
Manager PLN ULP Molibagu, Rio Kaeng menyampaikan, bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan kerja bagi petugas PLN saat menjalankan tugas di lapangan.
“Setiap pekerjaan pemeliharaan maupun perbaikan jaringan listrik sering kali membutuhkan pemadaman sementara. Proses pekerjaan terkadang memerlukan waktu lebih lama karena kami selalu mengutamakan keselamatan kerja petugas di lapangan,” ujarnya.
Rio juga menjelaskan bahwa gangguan listrik yang menyebabkan pemadaman tidak selalu disebabkan oleh faktor teknis dari PLN. Menurutnya, terdapat sejumlah faktor lain yang kerap memicu gangguan jaringan listrik.
“Beberapa gangguan terjadi akibat bencana alam, pohon tumbang, maupun aktivitas masyarakat seperti penebangan pohon atau pelepah kelapa yang mengenai jaringan kabel listrik PLN,” katanya.
Ia mengimbau, masyarakat yang memiliki pohon atau tanaman di sekitar jalur jaringan listrik untuk berkoordinasi dengan PLN apabila ingin melakukan penebangan.
“PLN siap membantu karena hal ini berkaitan dengan keselamatan dan keandalan pasokan listrik. Jika dilakukan sendiri dan menyebabkan kabel putus, risiko tersengat listrik sangat besar serta dapat mengganggu penyaluran listrik kepada pelanggan lainnya,” jelas Rio.
Selain menyampaikan materi terkait keselamatan kerja dan lingkungan, Rio Kaeng juga menginformasikan adanya program promo penambahan daya listrik bagi pelanggan PLN.
“Pada bulan ini, pelanggan yang ingin melakukan tambah daya dapat memanfaatkan promo diskon hingga 50 persen,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan, pelanggan pascabayar untuk melakukan pembayaran tagihan listrik tepat waktu.
“Untuk pelanggan pascabayar, pembayaran listrik paling lambat dilakukan pada tanggal 20 setiap bulan berjalan,” tuturnya.
Sementara itu, Camat Posigadan Muhammad Kamaru mengungkapkan, bahwa ada beberapa penyampaian dari PLN terkait Keselamatan Ketenaga listrik bagi Masyarakat Umum.
“Serta ada beberpa titik yang mungkin menjadi gangguan untuk Aliran listrik, dari pohon-pohon dan tanaman produksi berupa Cengkih dan kelapa yang bisa mengganggu aliran listrik,” tuturnya .
Dikatakan, untuk pembersihan pohon-pohon yang mana dari pihak PLN tidak ada ganti rugi, sehingga meminta pada bapak dan ibu sangadi agar menghubungi pemilik-pemilik tanaman berproduksi yang ketika pembersihan tidak ada ganti rugi.
Camat Posigadan Muhammad Kamaru memberikan apresiasi kepada PLN ULP Molibagu atas komitmennya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja PLN Molibagu. Setiap ada keluhan atau kendala listrik di masyarakat, cukup melalui pesan WhatsApp, petugas langsung merespons dengan cepat,” ungkapnya.
Di akhir kegiatan, PLN ULP Molibagu menyerahkan plakat ucapan terima kasih sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan masyarakat Kecamatan Posigadan terhadap layanan PLN selama ini.
Serta pemberian doorprize kepada para sangadi-sangadi yang turut hadir dalam sosialisasi.






