Kanalsulawesi.com, Bolsel – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) H Iskandar Kamaru didampingi Sekretaris Daerah Marzanzius Arvan Ohy melakukan kunjungan ke RSUD Bolaang Mongondow Selatan untuk melihat langsung pelayanan kepada pasien, Kamis (21/05/2026).
Kedatangan rombongan Bupati, disambut langsung oleh Direktur RSUD Bolsel Sadly Mokodongan bersama jajaran staf rumah sakit.
Setibanya di rumah sakit, Bupati Iskandar Kamaru langsung menuju ruang poli dan berbincang dengan sejumlah pasien guna mendengarkan secara langsung berbagai keluhan maupun masukan terkait pelayanan kesehatan.
Bupati Iskandar Kamaru menyampaikan, bahwa pelayanan di poli pada hari itu cukup padat dengan banyaknya pasien yang datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Dari perbincangan langsung dengan para pasien, ada kekurangan kursi di ruang tunggu. Ini akan ditambahkan dan dianggarkan melalui APBD Perubahan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Bolsel, dr Sadly Mokodongan, mengaku kunjungan Bupati dilakukan secara mendadak untuk memastikan kondisi pelayanan di rumah sakit.
“Tadi sempat kaget dengan kedatangan Bupati. Alhamdulillah dengan kunjungan ini beliau bisa melihat langsung apa yang masih menjadi kekurangan dalam pelayanan,” ungkapnya.
Selain meninjau ruang pelayanan, Bupati bersama Sekda juga mengecek ruangan manajemen rumah sakit yang saat ini masih membutuhkan sejumlah fasilitas penunjang.
“Nantinya bagian manajemen juga akan dibenahi karena saat ini masih bersifat sementara. Masih banyak kebutuhan seperti meja rapat yang akan dianggarkan melalui APBD Perubahan,” kata dr Sadly.
Dalam kesempatan tersebut, dr Sadly juga menyampaikan kebutuhan penambahan dokter spesialis jantung dan dokter spesialis intervensi kepada Bupati Bolsel.
“Karena jika dua dokter spesialis itu belum ada, Kementerian Kesehatan belum bisa memberikan bantuan alat jantung, padahal ruangan untuk layanan tersebut sudah siap,” jelasnya.
Menurutnya, usulan tersebut mendapat respons positif dari Bupati Iskandar Kamaru dan direncanakan akan segera dianggarkan.
“Alhamdulillah usulan ini direspons positif oleh Pak Bupati, termasuk penambahan dua dokter spesialis tersebut. Jika semuanya sudah lengkap, baik dokter maupun alat dari Kemenkes, maka ini akan menjadi layanan pertama di Bolaang Mongondow Raya,” pungkasnya.





