KanalSulawesi.Com,KOTAMOBAGU – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Kotamobagu terus mengintensifkan patroli mobile di wilayah hukum Polres Kotamobagu. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), termasuk aksi tawuran antarpelajar dan tindak kriminalitas.
Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel pada pukul 09.07 WITA. Dalam apel tersebut, personel menerima arahan terkait pelaksanaan patroli mobile dan sejumlah sasaran yang menjadi perhatian.
Usai apel, Tim URC langsung bergerak menyisir sejumlah wilayah di Kota Kotamobagu. Saat patroli berlangsung, tim menerima laporan masyarakat terkait sekelompok pelajar yang berkumpul di sekitar salah satu sekolah.
Sekitar pukul 09.45 WITA, personel URC tiba di lokasi dan langsung melakukan pemeriksaan terhadap badan serta kendaraan para pelajar. Personel kemudian memberikan imbauan Kamtibmas dan meminta para pelajar tidak melakukan aksi tawuran serta kembali ke sekolah masing-masing.
Patroli kemudian berlanjut. Pada pukul 10.48 WITA, Tim URC turut mendampingi Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Kotamobagu dalam pelaksanaan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kasus pembongkaran warung milik warga di Kelurahan Mongondow, Kecamatan Kotamobagu Selatan.
Memasuki sore hari, tepatnya pukul 17.55 WITA, Tim URC kembali bergerak cepat melakukan backup terhadap personel URC Polda Sulut terkait penanganan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda dua. Pelaku dalam kasus tersebut diduga melarikan diri ke wilayah Kotamobagu.
Patroli mobile selanjutnya terus dilakukan hingga malam hari dengan menyasar sejumlah titik di pusat Kota Kotamobagu. Kegiatan tersebut berlangsung hingga dini hari dan situasi secara umum terpantau aman serta kondusif.
Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., melalui Kasat Reskrim AKP Mahadewa Bayu S., S.Tr.K., S.I.K., menegaskan bahwa patroli mobile akan terus diintensifkan sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat.
“Patroli mobile URC ini adalah komitmen kami untuk memberikan rasa aman. Pencegahan tawuran pelajar menjadi atensi, kami tidak ingin anak-anak sekolah menjadi korban maupun pelaku kejahatan jalanan. Setiap laporan warga akan kami respons cepat, baik itu gangguan Kamtibmas, curanmor, maupun tindak pidana lainnya. Kami minta orang tua dan pihak sekolah ikut mengawasi,” tegas AKP Mahadewa.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan Kamtibmas kepada pihak kepolisian.
“Jika melihat adanya potensi gangguan keamanan atau aktivitas mencurigakan, segera laporkan melalui Call Center 110 atau kepada personel kepolisian terdekat,” pungkasnya.





