Kanalsulawesi.com, Bolsel – Sanggar Muntia binaan Pemuda Relawan Molibagu (PEREDAM), Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), terpilih sebagai salah satu dari delapan sanggar yang akan tampil dalam kegiatan Hari Kebudayaan bersama Balai Pelestarian Kebudayaan.
Sanggar yang diketuai Yeyen Cahyani Gobel ini mengusung tarian adat Bolango sebagai bentuk upaya melestarikan warisan budaya daerah. Sejumlah penampilan telah dilakukan Sanggar Muntia dalam berbagai kegiatan dan event di Kabupaten Bolsel.
Ketua Sanggar Muntia, Yeyen Cahyani Gobel, mengungkapkan rasa syukur atas terpilihnya sanggar yang dipimpinnya masuk dalam delapan besar bersama sanggar lainnya.
“Alhamdulillah, hari ini Sanggar Muntia PEREDAM terpilih masuk delapan besar bersama sanggar yang lain. Semua ini tidak lepas dari kerja keras anak-anak yang giat berlatih serta dukungan dari banyak pihak untuk Sanggar Muntia,” ujar Yeyen.
Ia menjelaskan, Sanggar Muntia dibentuk bersama PEREDAM dengan tujuan menjaga dan melestarikan tarian adat Bolango agar tetap dikenal serta tidak dilupakan oleh generasi mendatang.
“Dalam proses pembinaan, Yeyen tidak bekerja sendiri. Ia turut didampingi Ijan Mane yang bersama-sama melatih anak-anak agar dapat menguasai gerakan dan menampilkan tarian adat Bolango dengan baik,” kata Yeyen.
Sementara itu, Pembina PEREDAM, Izatul Nadia Moha, berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para anggota Sanggar Muntia untuk terus mengembangkan kemampuan dan meningkatkan kualitas penampilan.
“Anak-anak harus terus menari dengan hati, jangan hanya dengan kaki, dan jangan cepat puas dengan hasil yang ada sekarang,” ungkap Izatul.
Ia juga mendorong para anggota sanggar untuk semakin giat berlatih, terlebih dengan kesempatan tampil di Manado.
Menurutnya, keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi pengalaman berharga sekaligus hadiah bagi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bolaang Uki ke-177 tahun.
Terpilihnya Sanggar Muntia PEREDAM menjadi salah satu dari delapan sanggar yang akan tampil diharapkan semakin memperkuat komitmen generasi muda Bolsel dalam menjaga, mengenalkan, dan melestarikan tarian adat Bolango sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.





