BOLMONG – Program P3-TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi) yang di duga adanya pungli dari pendamping kepada Kelompok P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) ternyata Hoaks.
Hal ini disampaikan langsung oleh sejumlah Kelompok tani yang menerima program dari Kementerian PUPR RI tersebut.
“Tidak ada pungutan dalam bentuk apapun yang di minta kepada Kelompok P3A.
“Bahkan kami tidak pernah dihubungi oleh siapapun terkait permintaan uang seperti isue yang berkembang. Kami hanya diminta untuk melaksanakan pekerjaan program P3-TGAI sesuai spek dan RAB, Ujar ketua P3A Kelompok INATON desa Toruakat Revol damopolii dan Ketua kelompok P3A Suka Maju Dedi Sabir.
Hal yang sama juga disampaikan ketua Kelompok tani P3A Persaudaraan Desa Kosio Hamdi Datundugon kepada awak media ini.
Didesa Kosio ada dua paket pekerjaan Program P3-TGAI dan saya sendiri sebagai ketua Kelompok P3A tidak pernah dihubungi oleh oknum manapun untuk dimintai uang dalam bentuk apapun, ” Ucap Hamdi.
Sangadi Desa Kosio Irwan Suid ikut membenarkan bahwa berita yang berkembang terkait adanya pungli program P3-TGAI adalah isue dari oknum yang tak bertanggung jawab.
“Tidak ada itu, saya berani sumpah bahwa program ini murni bantuan pemerintah untuk petani. Bahkan kami di tegaskan untuk tidak muda percaya terhadap oknum yang mengatasnamakan oknum atau pejabat manapun dengan maksud meminta imbalan apapun.
“Jadi sekali lagi saya katakan, Progam P3-TGAI tidak ada pungutan liar jenis apapun, ” Ungkap Irwan Suid dan turut di iyakan Sangadi Siniung Oslan Laurens dan Sangadi Dumoga 3 Jun Podomi.
Hal yang sama juga di sampaikan Sangadi Kinomaligan Haryono Bobuyongki, Sangadi Dumoga 4 Andi Indap, Sangadi Tungoi II Mita Manolang Sp.d. Mereka ramai ramai membantah bahwa dugaan pungli yang berkembang tidak benar.
Diketahui, Program P3-TGAI -TGAI adalah Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi, yaitu kegiatan perbaikan, rehabilitasi, atau peningkatan jaringan irigasi tersier yang dilakukan secara swakelola dan padat karya.
Program ini merupakan inisiatif dari Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
(Midi)





