• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 31 Mei 2026
KANALSULAWESI.com - Saluran Informasi Terkini
  • BERANDA
  • DAERAH
    • KOTAMOBAGU
    • BOLSEL
    • BOLMONG
    • BOLMUT
    • BOLTIM
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PARIWISATA
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • DAERAH
    • KOTAMOBAGU
    • BOLSEL
    • BOLMONG
    • BOLMUT
    • BOLTIM
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PARIWISATA
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
KANALSULAWESI.com - Saluran Informasi Terkini
No Result
View All Result

Di Nilai Lalai Imigrasi Kotamobagu Kecolongan, WNA 19 Tahun Tinggal di Boltim Baru Dideportasi

16 September 2025
in Daerah
Di Nilai Lalai Imigrasi Kotamobagu Kecolongan, WNA 19 Tahun Tinggal di Boltim Baru Dideportasi

Kotamobagu – Publik Bolaang Mongondow Raya (BMR) digegerkan dengan kasus seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina bernama Prescy Lebanon Sono yang tiba-tiba dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kotamobagu pada Selasa, 16 Agustus 2025. Pasalnya, Prescy diketahui telah menetap di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) selama 19 tahun tanpa tindakan hukum berarti.

Kasus ini menuai sorotan tajam dari masyarakat, salah satunya datang dari aktivis muda dan mantan Ketua GP Ansor Kotamobagu, Hamri Mokoagow. Ia mempertanyakan kinerja pihak imigrasi yang dinilai abai selama hampir dua dekade.

“Kemana saja Imigrasi Kotamobagu selama ini? Baru sekarang ada tindakan hukum, padahal sudah 19 tahun. Artinya ada unsur kelalaian atau memang sengaja diabaikan,” tegas Hamri.

Hamri juga mengungkapkan bahwa selama tinggal di Boltim, Prescy telah berkeluarga, bahkan sempat terdaftar dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada Pilkada Boltim tahun 2024.

“Kalau saja Prescy adalah seorang intelijen yang dikirim dari Filipina, berarti semua informasi, data, bahkan kelemahan daerah ini bisa saja sudah dikuasai, dan baru sekarang ada tindakan,” tambahnya dengan nada kritis.

Kasus ini kini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat BMR. Banyak pihak mendesak agar dilakukan evaluasi serius terhadap pengawasan WNA di wilayah Bolaang Mongondow Raya

Kepala Imigrasi kelas II Non TPI Kotamobagu Harapan Nasution setelah dikomfirmasi mengatakan
“Hubungi bagian Inteldakim saya lagi keluar kota”Ucapnya

(Midi)

Komentar Facebook
Previous Post

DPRD Bolmong Gelar RDP Lintas Komisi Bahas Program dan Persoalan Masyarakat

Next Post

Wabup Bolsel Hadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Hunian Tetap di Desa Modisi

Next Post
Wabup Bolsel Hadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Hunian Tetap di Desa Modisi

Wabup Bolsel Hadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Hunian Tetap di Desa Modisi

GP Ansor Bolmong Salurkan Bantuan Ratusan Karton Makanan Cepat Saji Dan Pangan Di Solimandungan

GP Ansor Bolmong Salurkan Bantuan Ratusan Karton Makanan Cepat Saji Dan Pangan Di Solimandungan

31 Mei 2026
Demi Aksi Kemanusiaan Govaldi Bonde Salurkan Bantuan Kepada Warga Solimandungan

Demi Aksi Kemanusiaan Govaldi Bonde Salurkan Bantuan Kepada Warga Solimandungan

30 Mei 2026
Kepemimpinan Yusradon Berhasil Raih WTP Dari BPK RI

Kepemimpinan Yusradon Berhasil Raih WTP Dari BPK RI

29 Mei 2026
Update BPBD Bolmong Rilis Dampak Banjir Bandang

Update BPBD Bolmong Rilis Dampak Banjir Bandang

29 Mei 2026
Pemkab Bolmong Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Selama 14 Hari Di Sejumlah Wilayah

Pemkab Bolmong Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Selama 14 Hari Di Sejumlah Wilayah

29 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 KANALSULAWESI.com

Developed by Pratama Connection

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • DAERAH
    • KOTAMOBAGU
    • BOLSEL
    • BOLMONG
    • BOLMUT
    • BOLTIM
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PARIWISATA
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL

Developed by Pratama Connection